Hidup Lebih Lama Karena Peduli Sesama

peduli-sesama

Individualitas setiap orang di zaman modern ini semakin terasa. Kebanyakan orang menjalani rutinitas sehari-hari dengan pola pikir ‘every man for himself’. Semua orang berjuang masing-masing untuk mencapai tujuannya. Padahal sebenarnya seseorang yang peduli sesama dan penuh rasa simpati tak hanya lebih disukai oleh orang-orang di sekitarnya. Rasa simpati dan sikap sosial yang dimiliki seseorang ternyata juga bisa membuatnya hidup lebih lama, lho.

Bagaimana cara sikap sosial Anda bisa membuat Anda hidup lebih sehat? Ternyata penyebabnya adalah perasaan senang dan puas yang Anda rasakan saat membantu orang lain. Saat Anda menolong orang lain, rasa terima kasih yang diungkapkan oleh orang yang Anda bantu akan membuat Anda merasa senang dan dihargai.

Ada beberapa penelitian yang telah membuktikan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang telah diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology yang mengatakan bahwa seseorang yang secara sukarela merawat anggota keluarga atau kenalan yang sakit kritis secara rata-rata hidup 9 bulan lebih lama. Tapi ada pengecualian yang perlu diperhatikan, yaitu jenis penyakit dari orang yang dirawat. Kalau Anda merawat orang yang sakit parah seperti pikun atau jenis penyakit lain yang membuatnya tidak bisa mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Anda, bisa jadi Anda justru merasa depresi.

Di Inggris, ada penelitian lain yang menunjukkan hasil serupa. Menurut penelitian yang dilakukan di University of Exeter Medical School, Inggris, kerja sosial diasosiasikan dengan tingkat depresi yang lebih rendah serta menurunnya resiko penyakit. Menurut para peneliti di University of Michigan, hal ini bisa jadi disebabkan oleh interaksi sosial yang membantu tubuh memproduksi hormon oxytocin, yaitu hormon yang tak hanya membuat Anda lebih peduli pada orang lain, tapi juga membantu Anda menghadapi stres dengan lebih baik.

Tapi Anda perlu ingat juga bahwa terlalu banyak kerja sosial bisa membahayakan kesehatan bila dianggap sebagai beban. Dengan kata lain, kerja sosial yang dilakukan secara terpaksa tak akan membuat Anda merasa lebih bahagia dan lebih sehat. Sebaliknya, membantu orang lain secara ikhlas dan sukarela memberikan banyak manfaat pada diri Anda.

Tak perlu ragu lagi untuk jadi orang yang peduli sesama, kan?

Sumber:
news.health.com
huffingtonpost.com

Leave a Reply